Pengaruh Dosis Pupuk Organik Cangkang Telur Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L)

Siti, Asni (2019) Pengaruh Dosis Pupuk Organik Cangkang Telur Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L). Skripsi thesis, Universitas Kadiri.

[img] Text
Halaman Awal.pdf

Download (619kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (76kB)
[img] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (185kB)

Abstract

Tanaman sawi merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Banyak orang yang menyukai sayuran ini karena rasanya lebih enak bila dibandingkan dengan kubis atau jenis sayuran yang lain. Umur panen tanaman sawi juga relatif cukup pendek (genjah) dan dapat memberikan keuntungan yang memadai. Daun sawi bisa digunakan untuk berbagai menu sayur, untuk campuran masakan mie, direbus sebagai sup-supan dan untuk lalapan. Pemberian pupuk organik cangkang telur ayam (Gallus-gallus domesticus) . ke dalam media tanam dimaksudkan untuk memperbaiki sifat fisik, sifat kimia dan biologis tanah serta diharapkan dapat mempermudah serapan air dan hara bagi tanaman. lebih lanjut juga pemberian pupuk cangkang telur ayam dapat menekan adanya hama seperti ulat daun dan keong yang sering dijumpai pada tanaman sayuran, termasuk tanaman sawi. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh berbagai dosis pupuk organik cangkang telus ayam (Gallus-gallus domesticus). terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (brassica juncea L, Coss) Varietas Caisim. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan Maret 2019. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lingkungan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu factor (Single Factor) yaitu perlakuan dosis pupuk organik cangkang telur ayam (Gallus-gallus domesticus). yang diulang sebanyak empat ulangan. Adapun perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk organik cangkang telur ayam (Gallus-gallus domesticus) yakni : P0 = Tanpa pupuk cangkang telur ayam, P1 = Dosis pupuk organik cangkang 50 g.t-1 , P2 =dosisi pupuk organik cangkang 100 g.t-1, P3 = dosis pupuk organik cangkang 150 g.t-1, P4 = dosis pupuk organik cangkang 200 g.t-1, P5 = dosisi pupuk organik cangkang 250 g.t-1. Pengamatan dilakukan sejak tanaman berumur 7 (HST), dengan selang waktu 7 hari sekali. Sedangkang parameter yang diamati meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar, bobot kering dan luas daun pada saat panen. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk organik cangkang telur ayam (Gallus-gallus domesticus) tidak berpengaru pada umur 7 hari dan berpengaru sangat nyata pada umur 14 sampai 28 (HST), Jumlah daun pada umur 7 hari tidak berpengaruh nyata dan berpengaru nyata pada umur 14 HST, dan sangat nyata pada umur 21 sampai 28 (HST), bobot segar, bobt kering, dan luas daun berpengaruh sangat nyata. Rataan nilai pengamatan tertinggi dapat dilihat oleh pemberian pupuk organik cangkang telur ayam pada P5 atau 250 g.t-1pada semua para meter pengamatan, kecuali tinggi tanaman dan jumlah daun pada umr 7 HST.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknologi S1
Depositing User: NR Nurul Huda
Date Deposited: 30 May 2022 04:41
Last Modified: 30 May 2022 04:41
URI: http://repository.unik-kediri.ac.id/id/eprint/389

Actions (login required)

View Item View Item