Budianto, Krisna (2025) Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa L.) (Studi Kasus Desa Pacekulon Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk). Skripsi thesis, Universitas Kadiri.
|
Text
01.Cover.pdf Download (22kB) |
|
|
Text
02.abstrak.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
03.bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (35kB) |
|
|
Text
04.daftar pustaka.pdf Download (252kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani yang dihitung dengan perbandingan selisih dari penerimaan dan biaya produksi, serta kelayakan usahatani berdasarkan efisiensi ekonomis pada Kelompok Tani Bina Tani Desa Pacekulon. Metode penarikan sampel ditentukan dengan stratified random sampling dengan jumlah populasi 63 petani dan responden yang ditentukan yaitu 54 yang dipilih berdasarkan strata luas lahan. Metode analisis data menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, analisis pendapatan, dan analisis kelayakan usahatani. Hasil Analisis biaya usahatani padi sawah di Desa Pacekulon menunjukkan bahwa rata rata biaya tetap yang dikeluarkan oleh petani Kelompok Tani Bina Tani Desa Pacekulon dalam usahatani padi sawah yaitu sebesar Rp1.014.151/ha, dengan total biaya sebesar Rp19.846.940 yang terdiri dari biaya penyusutan cangkul, sabit, dan sprayer serta pajak lahan yang harus dibayarkan. Biaya variabel diperoleh dari penjumlahan biaya-biaya yang dikeluarkan selama produksi padi dalam satu musim tanam dimana biaya-biaya tersebut yaitu biaya bibit rata-rata sebesar Rp888.094/ha, besar biaya pupuk rata-rata sebesar Rp1.903.935/ha, besar biaya pestisida rata-rata sebesarRp920.797/ha, besar biaya tenaga kerja rata-rata Rp4.942.514/ha, besar biaya sewa traktor rata-rata sebesar Rp1.982.626/ha. Jadi, total biaya variabel rata-rata sebesar Rp10.637.966/ha. biaya total usahatani padi di Desa Pacekulon rata-rata sebesar Rp11.652.117/ha. Total penerimaan dari usahatani padi sawah mencapai Rp961.025.000 dengan rata-rata penerimaan per petani sebesar Rp17.796.759/petani, dan rata-rata Rp49.107.052/ha. Pendapatan yang diperoleh petani selama satu musim tanam adalah sebesar Rp732.993.060 dengan rata-rata Rp13.573.945/petani, dan rata-rata Rp37.454.934/ha. Pendapatan ini merupakan hasil pengurangan antara total penerimaan dan seluruh biaya produksi, Hasil analisis R/C Ratio adalah 4,21 menunjukkan bahwa setiap pengeluaran biaya sebesar Rp1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp4,21. Hal ini menandakan bahwa pendapatan petani padi sawah tergolong menguntungkan. Nilai R/C yang diperoleh juga menggambarkan bahwa usahatani padi sawah di Desa Pacekulon layak untuk dikembangkan, rentabilitas usahatani padi sawah di Desa Pacekulon per musim tanam sebesar 32,13%. Angka ini menunjukkan bahwa tingkat keuntungan yang diperoleh petani di lokasi penelitian lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat suku bunga (discount rate) yang berlaku saat penelitian berlangsung, yaitu sebesar 5,25%. Dengan demikian, usahatani padi sawah dinilai menguntungkan untuk dijalankan, karena nilai rentabilitasnya melebihi tingkat bunga modal yang berlaku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Prodi Teknik Sipil S1 |
| Depositing User: | Unnamed user with email rio.mahardiko@gmail.com |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:26 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:26 |
| URI: | http://repository.unik-kediri.ac.id/id/eprint/1039 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
