Dorestho, Misalia Ivona (2025) Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan Pornografi Di Dunia Maya (Cyberporn). Skripsi thesis, Universitas Kadiri.
|
Text
01.Cover.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
02.abstrak.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
03.bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (385kB) |
|
|
Text
04.daftar pustaka.pdf Download (232kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi mendorong terjadinya perubahan pola interaksi masyarakat, termasuk potensi penyalahgunaan media sosial untuk menyebarkan konten pornografi di dunia maya (cyberporn). Fenomena ini tidak hanya melanggar norma kesusilaan, tetapi juga menimbulkan dampak bagi korbannya, seperti kerugian secara fisik, psikis, dan sosial. Penelitian ini berfokus pada analisis pengaturan hukum terkait cyberporn di Indonesia serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada korban. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaturan cyberporn menurut UU ITE serta mengetahui perlindungan hukum bagi korban cyberporn di Indonesia. Tipe penelitian yang digunakan yaitu metode yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah sumber bahan hukum primer dan sekunder. Pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan teknik primer dan sekunder. Teknik analisis bahan hukum menggunakan normatif preskriptif mencakup uraian deskriptif, evaluatif, dan argumentatif terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tindak pidana cyberporn diatur secara eksplisit dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, namun masih terdapat kekurangan terkait mekanisme perlindungan korban secara lebih komprehensif dalam praktik. Perlindungan terhadap korban cyberporn sebagian besar bertumpu pada regulasi perlindungan saksi dan korban, serta tindak pidana kekerasan seksual, yang memberikan hak-hak berupa bantuan hukum, rehabilitasi, dan pemulihan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa meskipun pengaturan hukum terhadap pelaku cyberporn telah tersedia, perlindungan terhadap korban masih perlu diperkuat melalui pengaturan khusus dan implementasi yang lebih maksimal guna menjamin keadilan dan rasa aman bagi korban di ruang digital. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Korban, Kejahatan Siber, Dunia Maya, Cyberporn.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | Unnamed user with email rio.mahardiko@gmail.com |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 03:26 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 03:26 |
| URI: | http://repository.unik-kediri.ac.id/id/eprint/1099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
